Riwayat, Gelar, & Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw - Sekilas

jonygoblog.blogspot.com - Nabi Muhammad saw adlh nabi dan rasul terakhir yg diutus oleh Allah. Beliau dipilih menjadi rasul pd usia 40 tahun. Wahyu pertama dari Allah Swt kepada Nabi Muhamad saw adlh Surat al-Alaq yg diberikan melalui perantara malikat Jibril. Nabi Muhammad saw menyampaikan risalah kenabian kepada umatnya selama 22 tahun 2 bulan dan 22 hari.

Nabi Muhammad saw dilahirkan di Mekkah dan diberi nama Muhammad oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Muhammad artinya ‘orang terpuji', sebuah nama yg belum pernah digunakan dan belum dikenal pd waktu itu. Ketika dilahirkan, Muhammad sudah menjadi anak yatim karena ayahnya, Abdullah, wafat sebelum beliau lahir.


Nabi Muhammad saw menjadi yatim piatu ketika berusia enam tahun. Ibunya, Aminah binti Wahab, wafat dlm perjalanan pulang dari Yatsrib setelah berziarah ke makam suaminya. Sepeninggal kedua orangtuanya, Muhammad diasuh oleh Abdul Muthalib. Setelah kakeknya wafat, Muhammad selanjutnya diasuh oleh pamannya, Abu Thalib.


Semua ahli hadist dan sejarawan sependapat bahwa Nabi Muhammad saw lahir di bulan Rabiul Awal, walau pun terdapat perbedaan mengenai tanggalnya. Kalangan Syiah menyatakan bahwa beliau lahir pd hari Jumat tanggal 17 Rabiul Awal, sedangkan kalangan Sunni yakin bahwa Muhammad lahir pd hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal (2 Agustus 570M).


Riwayat Nabi Muhammad saw banyak disebut dlm Al Qur’an, sedangkan nama Muhammad disebut empat kali dan dijadikan salah satu nama surat, yaitu surat ke-47. Sementara itu, nama Ahmad dlm Al Qur’an hanya disebut sekali.


Riwayat Muhammad banyak diketahui melalui penuturan para sahabat dan jg melalui tulisan para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Bahkan, dlm buku The 100 karya Michael H. Hart, menjadikan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Nabi Muhammad saw merupakan satu-satunya orang yg berhasil meraih kesuksesan luar biasa dlm hal agama dan duniawi. Beliau mampu menjadikan bangsa yg terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju serta mampu mengalahkan pasukan Romawi.


Saat berusia 35 tahun, Muhammad bersatu dgn orang-orang Quraisy untk memperbaiki Ka'bah. Beliau jg yg memutuskan tentang peletakan Hajar al-Aswad di tempatnya. Waktu itu, Nabi Muhammad saw sangat dikenal terpuji sehingga kaumnya sangat mencintai Muhammad. Akhirnya, ia mendapat gelar Al-Amin yg artinya ‘orang yg dpt dipercaya’.


Nabi Muhammad saw hidup sangat sederhana, membenci sifat angkuh serta sombong, menyayangi orang miskin, janda, dan anak yatim dgn cara menolong mereka. Ia pun menghindari semua kejahatan yg sudah biasa dilakukan di kalangan bangsa Arab pd masa itu, seperti meminum minuman keras, berjudi, dan lain-lain. Oleh karena itu, beliau dikenal sebagai As-Saadiq yg artinya ‘yang benar’.


Maulid Nabi Muhammad saw / Maulid Nabi merupakan peringatan hari lahir Muhammad. Di Indonesia, perayaan ni jatuh tiap tanggal 12 Rabiul Awal dlm penanggalan Hijriyah. Dalam bahasa Arab, kata maulid / milad artinya 'hari lahir'.


Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw adlh tradisi yg berkembang di kalangan masyarakat Islam jauh setelah Muhammad wafat. Substansi maulid Nabi yaitu ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.


Perayaan Maulud diperkenalkan pertama kali oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, Irak pd masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Namun, ada yg berpendapat bahwa perayaan ni diperkenalkan justru oleh Sultan Salahuddin sendiri.


Tujuan dari maulid Nabi adlh membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. Selain itu, jg untk meningkatkan semangat perjuangan kaum muslim yg terlibat dlm Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dlm memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.


Pada umumnya, perayaan maulid Nabi di Indonesia dilakukan dgn mengadakan perayaan-perayaan keagamaan, seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji, dan pengajian.


Maulid Nabi Muhammad saw dirayakan oleh sebagian masyarakat muslim Sunni dan Syiah di dunia. Muslim Sunni memperingati maulid Nabi pd tanggal 12 Rabiul Awal, sedangkan muslim Syiah memperingatinya pd tanggal 17 Rabiul Awal, bersamaan dgn hari lahir Imam Syiah yg keenam, yaitu Imam Ja’far ash-Shadiq.


Maulid Nabi Muhammad saw dirayakan di negara-negara yg mayoritas penduduknya beragama Islam dan negara-negara yg di dalamnya terdapat komunitas masyarakat muslim, seperti di India, Britania, dan Kanada.


Arab Saudi merupakan satu-satunya negara di dunia dgn penduduk mayoritas Muslim yg tak menjadikan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw sebagai hari libur resmi. Keikutsertaan dlm ritual perayaan hari besar tersebut dianggap sebagai ekspresi dari rasa keimanan dan kebangkitan keberagaman bagi para penganutnya.


Ada beberapa kaum ulama (beraliran Salafi dan Wahhabi) yg tak merayakan maulid Nabi karena merupakan sebuah bid’ah, yaitu kegiatan yg bukan merupakan ajaran Nabi Muhammad saw. Kaum ni beranggapan bahwa orang yg merayakannya sudah salah dlm mengartikannya, sehingga keluar dari substansi kegiatannya. Namun, ada jg ulama yg berpendapat bahwa peringatan ni bukanlah bid’ah karena kegiatan ni hanyalah ungkapan rasa cinta mereka kepada Muhammad.


Pendapat yg pertama adlh pendapat yg menentang maulid Nabi Muhammad saw dan mengatakan bahwa peringatan ni termasuk bid’ah mazmumah, menyesatkan. Perayaan ni tak ditemukan dlm Al Qur’an dan Al Hadis, baik tersurat maupun tersirat.


Seorang ulama besar bernama Syekh tajudiin Al-Iskandari, jg berpendapat bahwa maulid Nabi Muahammad saw adlh bid’ah mazmumah, menyesatkan. Penolakan tersebut dituangkan dlm kitab Al-Murid Al-Kalam Ala’amal Al-Maulid.


Pendapat kedua sifatnya mendukung maulid Nabi dan beralasan bahwa perayaan ni adlh bid’ah mahmudah, inovasi yg baik, dan tak bertentangan dgn syariat. Pendapat ni diwakili oleh Imam Ibnu Hajar Asqalani dan Imam As-Suyuthi.


Kedua imam ni berpendapat bahwa maulid Nabi sifatnya bid’ah mahmudah. Artinya, sesuatu yg tak pernah dilakukan Rasulullah, tetapi keberadaannya tak bertentangan dgn ajaran Islam. Menurut As-Suyuthi, maulid Nabi merupakan ungkapan syukur atas diutusnya Nabi Muhammad saw ke dunia.


Di Indonesia, perayaan ni disahkan oleh negara sehingga dijadikan sebagai hari besar dan libur nasional. Penguasa dari negeri Irbil bernama Malik Mudzofah Ibnu Batati adlh orang yg pertama kali menyelenggarakan maulid Nabi (menurut Imam As-Suyuthi). Penguasa ni pernah memberi hadiah sepuluh ribu dinar kepada Syekh Al-Khatib Ibnu Dihyah karena berhasil menulis buku tentang riwayat hidup Nabi Muhammad saw.


Sekitar abad kedua belas Masehi, pd masa Abbasiyah, maulid Nabi Muhammad saw diperingati secara resmi dan difasilitasi oleh khalifah dgn mengundang pengusaha lokal. Peringatan ni diisi dgn pawai akbar mengelilingi kota dgn iringan pasukan berkuda dan angkatan bersenjata, serta puji-pujian dan uraian maulid Nabi Muhammad saw.


Nah, itulah sekilas cerita tentang Nabi Muhammad saw, Nabi akhir zaman. Semoga bermanfaat.

Beri rating untk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali Riwayat, Gelar, & Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw

Riwayat, Gelar, & Perayaan Maulid Nabi Muhammad saw



View the original article here

other source : http://tempo.co, http://caramerawatbalita.blogspot.com, http://pinterest.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENEMUAN MUMI DINASTY KE-17 DI MESIR