[Game] Penyebab Rupiah Melemah Terbaru Bulan September 2015
jonygoblog.blogspot.com - Semakin hari nilai tukar rupiah semakin melemah terhadap dollar Amerika. Terbaru nilai tukar rupiah anjlok ke angka 13.900 perdolar amerika. (data BI). Penyebab melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar ni memang dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi salah satu yg paling penting dan perlu disoroti adalah, melemahnya nilai Yuan (mata uang China) terhadap dollar yg dilakukan secara sengaja oleh pemerintah china beberapa bulan belakangan. Apa dampaknya / hubunganya melemahnya nilai Yuan terhadap nilai tukar rupiah?
Ya jelas ada. Logikanya, sesuai dgn tujuan pemerintah china melemahkan yuan adlh untk mengenjot jumlah ekspot negeri tirai bambu tersebut. Dan tampaknya itu sudah terealisasi perlahan2, barang2 china mulai membanjiri pasar global. Termasuk indonesia. Sehingga volume eskpore indonesia menjadi lebih kecil ketimbang volume impor. So, melehlah nilai tukar rupiah. Itu salah satu faktor.
Faktor lainya adlh dirilis KOMPAS.com, sebagaimana yg disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, pelemahan rupiah disebabkan oleh membaiknya ekonomi Amerika Serikat.
"Semua currency bergejolak. Penyebabnya kita sama-sama tahu, menguatnya ekonomi Amerika Serikat, dan dollar AS terus menguat, " kata Agus, ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Lebih lanjut Agus menyebut, data tenaga kerja Amerika Serikat yg membaik dgn ditandai turunnya angka pengangguran jg memperkuat perbaikan ekonomi negeri Paman Sam. Kekhawatiran akan rencana kenaikan suku bunga Fed pun menguat kembali.
Malah, kata Agus, Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi jg memastikan akan melakukan quantitative easing 60 miliar Euro per bulan. "Ditambah China yg memangkas target pertumbuhannya. Itu membuat dampak (gejolak) di dunia terus menjadi, " kata Agus.
Kendati begitu, Agus meminta agar masyarakat tak khawatir dgn rupiah yg masih enggan beranjak di kisaran Rp 13.000. "Rupiah memang sedang berfluktuasi. Namun, kondisi keuangan dan makro ekonomi secara umum masih bagus. Jadi, enggak perlu khawatir, " pungkas Agus.
other source : http://unik6.blogspot.com, http://instagram.com, http://pinterest.com
Komentar
Posting Komentar