5 KEBOHONGAN TENTANG TUBUH YANG DIAJARKAN GURU IPA 13343
5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA - Sewaktu Anda kecil, Anda pasti mempunyai banyak pertanyaan mengenai tubuh. Beberapa hal terkadang bisa Anda jawab sendiri dari pengalaman Anda, namun pertanyaan yg lain Anda butuh jawaban dari orang yg lebih berilmu, misalnya guru. Sayangnya, beberapa jawaban yg Anda dapatkan dari guru terkadang hanyalah kebohongan dan mitos belaka, dgn tujuan membuat Anda berhenti bertanya.
Berikut adalah 5 Kebohongan Tentang Tubuh Yang Diajarkan Guru IPA seperti yg dilansir dari cracked.com :
1. Anda Hanya Mempunyai Lima Indra
Indra penglihatan, penciuman, perasa, peraba, dan pendengaran. Sejak Anda kecil, Anda telah diberi tahu kalau siapa pun hanya mempunyai lima indra. Siapa yg mempunyai enam indra disebut paranormal. Klasifikasi ni sebenarnya diciptakan oleh Aristoteles.
Faktanya:
Kenyataannya, seorang manusia mempunyai 14 hingga 20 indra. Tidak percaya? Cobalah tutup mata Anda dan sentuh hidung Anda dgn salah satu jari telunjuk. Bagaimana Anda tahu di mana letak hidung tanpa melihat? Apakah Anda mencium bau jari sebelum jari menyentuh hidung? Yang demikian disebut proprioception yakni kesadaran tubuh dlm kaitannya dgn dirinya sendiri.
Contoh lainnya, apabila Anda sedang berjalan dan mendengar bunyi berbahaya di sebelah kiri, butuh waktu sepersekian detik bagi tubuh mengetahui sumber suara tersebut. Rasa waktulah yg membuat Anda tahu jarak dgn sumber bahaya. Kalau hanya mengandalkan indra pendengaran, Anda hanya tahu sumber bahaya di sebelah kiri.
2. Peta Rasa di Lidah
Sedari kecil Anda diberi tahu kalau lidah mempunyai bagian-bagian khusus untuk merasakan rasa di lidah. Rasa manis, pahit, asam, dan asin letaknya berbeda-beda di lidah. Lalu apa fungsi bagian tengah yg kosong?
Faktanya:
Pada tahun 1901, ilmuwan Jerman D. P. Hanig melakukan uji rasa dan menemukan bahwa beberapa relawan merasakan rasa tertentu lebih intens di daerah tertentu yg sama sekali berbeda dgn peta rasa. Sebenarnya semua area di lidah sama baiknya dlm mendeteksi rasa yg berbeda. Namun ada bagian yg lebih kuat dan ada yg lebih lemah.
3. Darah yg Kurang Oksigen Berwarna Biru
Pemahaman ni mungkin timbul karena pembuluh darah vena yg terlihat berwarna kebiruan. Pembuluh darah vena disebut-sebut membawa darah yg kekurangan oksigen. Lalu Anda pun diberitahu bahwa darah yg kekurangan oksigen berwarna biru.
Faktanya:
Sesungguhnya pembuluh darah vena sendiri tak berwarna biru. Ia terlihat biru karena cahaya yg memantul. Warna yg berbeda dari kulit mencerminkan gelombang cahaya yg berbeda pula. Oleh karena itu, orang yg berkulit gelap pembuluh darah venanya tak terlihat berwarna biru. Dan sudah pasti darahnya tak berwarna biru pula.
4. Kepribadian Berdasarkan Bagian Otak Tertentu
Anda tentu sering mendengar guru Anda mengatakan bahwa kepribadian seseorang ditentukan oleh salah satu bagian otak yg lebih banyak digunakan. Seseorang yg lebih sering menggunakan otak kirinya, disebut berbakat sebagai artis dan emosional. Sedangkan yg otak kanannya lebih berkembang, biasanya lebih baik dari segi logika dan intelektual.
Faktanya:
Pembagian kepribadian berdasarkan otak tersebut kenyataannya hanyalah mitos. Otak memang memiliki beberapa struktur khusus yg menangangi fungsi-fungsi tertentu, tetapi gagasan mengelompokkan satu bagian ke bagian yg lain adalah sesuatu yg konyol. Sebagai contoh, tata bahasa dan produksi kata keduanya terletak di sisi kiri otak, intonasi dan penekanan justru terjadi di sebelah kanan. Jadi Anda tak akan pintar berbahasa jika Anda tak menggunakan dua sisi otak.
5. Metabolismelah yg Membuatmu Gemuk ataupun Kurus
Selama ni yg diajarkan oleh guru adalah meski Anda telah makan dan berolahraga secara teratur, Anda masih bisa kelebihan berat badan ataupun tetap kurus karena metabolisme tubuh. Dengan kata lain, sekeras apapun Anda berusaha, Anda akan tetap kurus / tetap gemuk.
Faktanya:
Tidak sesederhana itu. Kenyataannya, makan pd waktu tertentu tak membuat Anda tetap kurus ataupun menjadi gemuk. Bagi orang yg berpikir tak sarapan dpt memperlambat metabolisme, hal demikian salah besar. Justru ilmuwan berpendapat sarapan dpt bermanfaat untuk menahan makan berlebihan di siang hari sehingga Anda bisa menjaga berat badan Anda.
Bahkan kenyataannya, menurut penelitian di Klinik Mayo, orang kurus sebenarnya metabolisme tubuhnya lebih lambat dibanding orang-orang yg gemuk. Tidak ada perbedaan yg signifikan antara metabolisme orang gemuk dgn orang kurus.
Sumber : liputan6.comsource : http://okezone.com, http://cnn.com, http://kumpulan-berita-unik.blogspot.com





Komentar
Posting Komentar