Renungan Harian: Terpaksa Pulang Kampung

Renungan Harian: Terpaksa Pulang Kampung e RH c e Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman menjadi saksi Kristus TERPAKSA PULANG KAMPUNG Dulu saya Suatu saat saya mesti pulang kampung karena Ibu terkena Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa TERPAKSA PULANG KAMPUNG. Suatu saat saya mesti pulang kampung karena Ibu terkena stroke dan saya harus menjaganya. RENUNGAN HARIAN. BERANI MENGAKUI KELEMAHAN.
Renungan Harian: Terpaksa Pulang Kampung
Maradona Picture


Terpaksa Pulang Kampung

Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tak ada rencana-Mu yg gagal. (Ayub 42:2)

Dulu saya bekerja di perantauan. Suatu saat saya mesti pulang kampung karena Ibu terkena stroke dan saya harus menjaganya. Di satu sisi, saya senang bisa bertemu dan berkumpul kembali dgn keluarga dan saudara-saudara. Di sisi lain, saya sangat sedih melihat keadaan Ibu. Dulu ia sangat aktif; sekarang terus menerus berbaring, tak dpt bangun / berjalan tanpa bantuan orang lain.

Rencana manusia sering berbeda / bahkan bertolak belakang dgn rencana Allah. Pada waktu itu karier saya sedang bagus dan sejumlah impian saya mulai terealisasi. Banyak hal dipercayakan kepada saya dan saya sangat menikmatinya. Tetapi, saya harus meninggalkannya. Meskipun terasa berat, saya belajar memahami rencana Tuhan.

Kisah kehidupan Ayub menghibur saya. Terbukti, Allah itu layak dipercaya. Dia tak pernah merencanakan hal yg jahat / kecelakaan terhadap umatNya. Sekalipun harus mengalami sengsara dan kehilangan, Ayub tak meninggalkan Allah. Pada akhirnya ia menyaksikan Allah memulihkan hidupnya menjadi jauh lebih baik.

Seperti Ayub yg tetap mempercayai Allah sekalipun hidupnya hancur, saya memutuskan mengikuti rencana Tuhan yg belum saya mengerti. Ya, terhadap rencana Allah yg sulit diduga, kita bisa belajar mengikutinya dan percaya bahwa rencanaNya lebih baik dari segala rencana manusia. Yang pasti, Allah menyertai kita apa pun yg terjadi. Dia tak pernah meninggalkan kita seorang diri dan membiarkan kita dlm kebingungan.

Sahabat Kristus,
KITA TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI PADA MASA DEPAN,
AGAR KITA BELAJAR BERPEGANG TEGUH PADA PENYERTAAN TUHAN.

Aminn...
Tuhan memberkati anda semua.

@Donni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENEMUAN MUMI DINASTY KE-17 DI MESIR