Waspada, Penggunaan Ear Candle Berbahaya
Kotoran telinga ternyata menjadi masalah buat sebagian orang, termasuk saya. Terbiasa menggunakan cotton buds ternyata membawa petaka, manakala kapasnya tertinggal di lubang telinga. Alhamdulillah, saat itu suami sigap membantu sehingga kapas bisa dikeluarkan.
Namun, beberapa hari ini telinga mulai terasa gatal. Saya mulai keranjingan menggunakan cotton buds untuk membersihkan telinga. Konon salah satu pemicu gatal, dari beberapa sumber terpercaya di internet, adalah berasal dari kotoran telinga yg kering.
Karena ‘penambangan’ dgn menggunakan cotton buds nihil, saya mencoba mencari informasi mengenai cara menggunakan ear candle untuk membersihkan kotoran telinga tersebut. Namun, saya terkejut ketika browsing menadapatkan informasi bahwa penggunaan ear candle sangat berbahaya. Sumber tersebut menyatakan bahwa sebuah pendataan pada tahun 1996 terhadap 144 dokter THT menemukan bahwa 14 diantaranya didatangi oleh pasien yg terluka akibat ear candle. Termasuk – setidaknya – 13 kasus luka bakar luar dan 7 kasus telinga tersumbat lelehan lilin, serta 1 kasus gendang telinga rusak.
Ternyata penggunaan cotton buds untuk mengorek kotoran yg terdapat dalam lubang telinga sebaiknya dihindari. Karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan mengiritasi dinding telinga sehingga mengakibatkan infeksi. Sebenarnya keberadaan kotoran telinga sangat berguna dalam mencegah masuknya benda asing serta bakteri. Kotoran telinga akan keluar dgn sendirinya karena bantuan gerakan rahang saat mengunyah / berbicara. Namun jika jenis kotoran telinga yg dimiliki kering, perlu diberikan bantuan berupa cairan baby oil, / ear oil yg bisa diperoleh di apotek. Jika upaya tersebut tidak membuahkan hasil, segera hubungi dokter THT terdekat.
![]() |
| sumber gambar : m.klikdokter.com |

Komentar
Posting Komentar