MENGAPA RIDHO SUAMI ADALAH SYURGA BAGI ISTRI ???

MENGAPA RIDHO SUAMI ADALAH SYURGA BAGI ISTRI ??? Rasulullah SAW bersabda, " Lihatlah di mana dirimu pada suamimu,sesungguhnya ia adalah syurga atau nerakamu. " Thabrani Cerita selingkuh suami yang memelihara wanita lain membuat istri ikut berselingkuh dan menjalin hubungan dengan pria idaman lain. Cerita nyata ini adalah kisah Hukum istri pergi meninggalkan rumah dan melawan suami dalam Islam. Dalam beberapa hari ini teman saya Abi, membuat saya agak pusing karena dia bertanya
Assalamu'alaikum ! Kata-kata yg anda baca berikut ini saya kutip dari sebuah fanspage facebook yg saya sendiri lupa sumber detailnya. Setidaknya berikut beberapa alasan rasional mengapa Istri harus taat kepada sang suami. Inilah alasan mengapa Ridho suami adalah Syurga bagi para istri. Chekidot:
1.) Suami dibesarkan oleh ibu yg mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yg bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.
2.) Suami dibesarkan sebagai lelaki yg ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yg baru saja dikenalnya dan hanya terikat dgn akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
3.) Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yg lebih baik daripadanya di sisi Allah.
4.) Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikanny­a sendiri. Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dgn harapan dia mampu memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yg lebih besar. namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yg dihadapi sendiri.
5.) Suami berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.
6.) Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yg dilakukan olehnya adalah hal-hal yg harus dipertanggung jawabkannya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENEMUAN MUMI DINASTY KE-17 DI MESIR