Puasa di Norwegia, Bimbang Tentukan Waktu Berbuka
image: Siti Intan
Puasa di Norwegia, bimbang tentukan waktu berbuka - Memang untuk Umat Muslim di belahan Benua Eropa memiliki waktu yang lama untuk menjalankan Puasa, rata-rata untuk di warga Muslim yang menetap di Eropa harus menjalankan Ibadah Puasa sekitar 15 jam lebih. Dan hal ini juga terjadi Negara Norwegia. Untuk di Norwegia,Umat Islam di sana harus menjalankan ibadah Puasa selama 21 jam.
Hal ini juga dijelaskan oleh salah satu Mahasiswa yang menuntut Ilmu di salah satu Universitas yang terdapat di Norwegia, tepatnya di Kota Trondheim, Provinsi Sortrondelag. Terletak di tengah-tengah negara Norwegia yang membentang dari utara ke selatan. Posisi tepatnya, 63o25'37 lintang utara dan 10o23'36 bujur timur. Dilihat dari posisinya yang hampir mendekati kutub utara, membuat musim panas dan dingin menjadi sangat ekstrim di kota ini.
Sebelum berangkat, saya sudah mencari informasi terlebih dahulu di internet mengenai waktu Sholat, letak Masjid, dan lainnya. Saya juga menghubungi Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Trondheim atau PPIT untuk menjelaskan kedatangan saya ke sana. Alhamdulillah pengurus (PPIT) sangat banyak membantu saya dalam menghadapi hari-hari pertama di Trondheim.
Menjalani kehidupan sebagai muslim di Kota Trondheim, hampir sama seperti menjalani kehidupan di kota lain. Ada dua Masjid yang saya ketahui terletak di pusat kota Trondheim yaitu Masjid Dar El Eman dan Muslim Society in Trondheim (MST). Selain itu, untuk Mahasiswa Muslim yang kuliah di NTNU Gloshaugen, ada Mushola yang terletak di lantai dasar Central Bygget. Jumlah Muslim di sini cukup banyak dan Muslimah berjilbab juga cukup banyak.
Pengalaman Ramadhan saya dimulai dari menetukan waktu sahur dan berbuka. Lokasi Trondheim yang terletak hampir mendekati lingkar Artik membuat matahari tidak pernah benar-benar berada di bawah Horizon pada bulan-bulan tertentu di musim panas, sekitar Juni-Juli. Hal ini tentu sangat berpengaruh pada waktu Sholat dan tentunya juga waktu puasa, karena waktu Sholat Isya dan Subuh sejatinya tidak tercapai jika didasarkan pada posisi matahari.
Berkaitan dengan hal tersebur, sehingga para Ulama mengeluarkan ijtihad, sebagai berikut:
- Mengikuti waktu Sholat di negara terdekat yang masih bisa dibedakan antara malam dan siang.
- Mengikuti waktu Makkah atau Madinah.
Dari cerita di atas memang di Norwegia saat itu masih bimbang untuk menentukan waktu sahur dan berbuka puasa, bahkan untuk sholat isya dan waktu subuh saja juga masih bimbang. Namun, setelah adanya ijtihad para ulama, kini para muslim Norwegia sekiranya sudah ada ketetapan mengenai lamanya waktu puasa yakni selama 21 jam bagi negara Norwegia.
referensi: ramadan.detik.com

Komentar
Posting Komentar