Mengenang Perjuangan Nelson Mandela

SAYA SENGAJA mengumpulkan kata-kata bijak Nelson Mandela dari Mengenang Nelson Mandela. hidup Nelson Mandela yang inspiratif. Semoga perjuangan beliau akan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tidak saja Afrika Selatan, tapi seluruh dunia telah kehilangan seorang ikon global ahimsa masa kini, Nelson Mandela, yang telah berpulang ke Mengenang Nelson Mandela. Juni 2013 lalu, Berkat perjuangan antiapartheid mereka, pada 1993 Mandela dan De Klerk bersama-sama menerima hadiah Nobel.
Mengenang Perjuangan Nelson Mandela
Mengenang Perjuangan Nelson Mandela
image: consortiumnews.com

mengenang perjuangan nelson mandela - Nelson Mandela merupakan tokoh dunia yang berhasil meraih nobel perdamaian. Nelson Mandela lahir di Mvezo, Afrika Selatan, 18 Juli 1918, dan meninggal di Johannesburg, Afrika Selatan, 5 Desember 2013 pada umur 95 tahun. Ia meninggal setelah menjalani perawatan karena infeksi paru-paru sekitar 3 tahun.

Mandela adalah seorang revolusioner anti-apartheid dan polotisi yang berasal dari Afrika Selatan. Sejak tahun 1994 hingga 1999 ia dipercaya untuk menjadi Presiden Afrika Selatan, hal ini sungguh menarik, karena ia adalah orang pertama yang menjadi Presiden dari ras kulit hitam. Saat masa pemerintahannya, dia berfokus pada penghapusan apartheid dan menghilangkan tradisi deskriminasi dengan cara memberantas rasisme, kemiskinan, dan kesenjangan, serta mendorong rekonsiliasi rasial.

Sebagai seorang yang memiliki jiwa nasionalisme yang amat tinggi dan sosialis demokratik, ia pun pernah menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) pada tahun 1991 sampai 1997. Selan itu, Mandela juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok pada tahun 1998 hingga 1999.

Mandela adalah anak yang terlahir dari kaum bangsawan dan bersuku Xhosa. Mandela mulai belajar hukum di Fort University dan University of Witwatersrand. Ketika ia berdomisili di Johannesburg, ia terlibat dalam politik anti-kolonial. Karena saat itu terjadi perbedaan tahta antara kulit putih dengan kulit hitam.

Ia sempat dipenjara selama 27 tahun, karena ia dituduh melakukan sabotase dan bekerja sama untuk menggulingkan pemerintahan. Mandela harus berganti-ganti penjara, pertama ia dipenjara di Pulau Robben, kemudian dipenjara di Pollsmoor dan akhirnya dipindahkan ke Victor Verster. Namun pada akhirnya, tahun 1990 ia dibebaskan karena terjadi kampanye besar-besar untuk dibebaskannya Mandela dari kurungan penjara.

Setelah bebas, ia bernegosiasi dengan Preisedn F.W. de Klerk untuk menghapus apartheid dan melaksanakan Pemilihan Presiden multi ras pada tahun 1994. Kemudian, ia pun menang, dan terpilih sebagai Presiden dan membentuk Pemerintahan Persatuan Nasional. Selaku Presiden, dia menyusun sebuah konstitusi baru dan membentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi untuk menyelidiki pelanggaran-pelanggaran HAM sebelumnya. Nelson juga memperkenalkan kebijakan reformasi lahan, pemberantasan kemiskinan, dan perluasan cakupan layanan kesehatan.

Mandela juga aktif dalam politik luar negeri. Hal ini bisa dibuktikan saat Neslon bertindak sebagai mediator antara Libya dan Britania Raya dalam pendalian pengeboman Pan Am penerbangan 103 dan mengawasi intervensi militer di Lesotho.

Ia adalah Presiden yang cukup berbuat banyak untuk rakyatnya, namun saat jabatan sudah habis, ia menolak untuk mencalonkan diri sebagai Presiden untuk kedua kalinya, dan akhirnya Mandela pun digantikan oleh wakilnya, yakni Thabo Mbeki.

Meskipun ia sudah mundur sebagai Presiden, bukan berarti ia berhenti untuk misi kemanusiaan. Setelah ia mundur sebagai Presiden Afrika Selatan, ia tetap menjadi negarawan. Ia fokus pada aktifitas amal untuk memberantas kemiskinan dan HIV/AIDS melalui yayasan yang dirikan, yakni Nelson Mandela Foundation.

Nelson Mandela merupakan tokoh yang penuh fenomenal, saat ia meninggal hampir di seluruh dunia ramai membicarakan jasa-jasanya. Bagaimana tidak? ia adalah orang yang memperjuangkan hak untuk bangsa kulit hitam agar sama derajat dan hak dengan bangsa kulit putih. Selain meraih nobel perdamaian pada tahun 1993, ia juga telah meraih lebih dari 250 penghargaan, dan salah satunya adalah Medali Kebebasan Amerika Serikat, dan Orde of Lenin Uni Soviet. Di negaranya sendiri, Mandela dijuluki sebagai 'Bapak Bangsa'.

Saat pemakaman Mandela, banyak para kepala negara yang hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Nelson Mandela, dan salah satunya adalah Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENEMUAN MUMI DINASTY KE-17 DI MESIR